Showing posts with label ASI. Show all posts
Showing posts with label ASI. Show all posts

Sunday, October 12, 2014

Alhamdulillah...adzkiya lulus S2 ASI


Alhamdulillah..bersyukur akhirnya bisa memberikan Adzkiya full ASI sampai usia 1 tahun. Alhamdulillah akhirnya bisa kasi Adzkiya seritifkat lulus S2 ASI ini. Sebagai ibu, ada rasa haru dan bahagia ketika sampai di titik ini. Maklum, ini pengalaman pertama saya bisa sampai titik ini. 

Perjalanan memberikan ASI slm 1 tahun bukan hal yang mudah buat saya. Posisi saya sebagai working mom yang punya pekerjaan dengan ritme yang amburadul ditambah dinas keluar kota dan meninggalkan anak dirumah berhari-hari membuat saya harus kerja keras memenuhi asupan ASI Adzkiya slm 1 tahun ini. Saya mengalami bagaimana stok ASIP menipis dan kejar tayang, mencari tempat pumping yang terbatas sampai harus pumping dipublic area, pendapatan ASI yang naik turun hingga harus curi-curi waktu pumping. Itu semua dikerjakan dengan ikhlas demi tekat saya memberikan ASI untuk Adzkiya. Saya juga pernah down dan sempat terpikir ingin memberikan sufor, tapi balik lagi niat untuk memberikan ASI ternyata lebih besar, dan niat itu mengalahkan segalanya. Saya punya kebiasaan mengabadikan beberapa hasil pumping, jadi disaat saya down, obatnya pasti melihat foto anak dan hasil pumping di hari-hari sebelumnya. Bagi saya, ada energi positif disaat saya melihat foto anak dan hasil pumping, saya langsung semangat pumping lagi lagi dan lagi. 

Perjalanan memberikan ASI Adzkiya selama 1 tahun ini bukan hanya pekerjaan saya sendiri. Alhamdulillah selama 1 tahun ini, saya didukung oleh lingkungan yang pro ASI. Suami, keluarga, mertua, teman kerja, atasan, sahabat dan pengasuh Adzkiya. Ya..alhamdulillah mereka semua mendukung tekat saya untuk memberikan ASI kepada Adzkiya, tak pernah sedikitpun mereka mempengaruhi saya untuk memberikan sufor disaat pendapatan ASI saya menurun atau stok ASI kejar tayang. Mereka malah memberikan saya semangat untuk terus pumping dan mengisi freezer :p. Beruntung sekali saya didukung oleh mereka *peluksatusatu :D.

Terimakasih Gusti Allah yang sudah memberikan saya ASI, sehingga saya bisa menyusui Adzkiya hingga 1 tahun. InshaAllah saya melanjutkan menyusui Adzkiya sampai 2 tahun, sesuai dengan apa yang tersirat di Al quran. Semoga saya terus amanah dan semangat menyusui sampai 2 tahun. Bismillah..

Doakan saya ya teman teman :D


Monday, April 14, 2014

Untuk Suamiku Tercinta

Jeng jeng...mau kasi sertifikat "Lulus breastfeeding father" buat suamiku tercinta, ayah dari anakku dan pasangan hidupku *jie :P. Sertifikat ini sebagai bentuk penghargaan buat suamiku yang selalu mendukungku menyusui dan mau belajar semua tentang bayi khususnya ASI. Dari Adzkiya baru lahir sampai sekarang, suamiku selalu mendukungku untuk memberikan ASI Eksklusif dan terus memberikan ASI samoai 2 tahun. Dengan kesibukannya sebagai seorang pekerja, suamiku masih memberikan sedikit ruang waktunya untuk belajar tentang ASI dan memberikan perhatian kepada keluarga kecil ini. Dari yang buta sama sekali tentang ilmu ASI sampai lihai banget dan bisa ngajarin ke teman-temannya. Sebagai seorang ayah baru yang masih muda :P, menurutku dia adalah ayah yang hebat :). Disaat sebagian teman-temannya masih ingin nongkrong ketika pulang kantor, suamiku memilih pulang kerumah hanya untuk bermain dengan Adzkiya. Disaat sahabat-sahabatnya memilih malam mingguan dengan begadang sampai pagi, suamiku lebih memilih mengajak anak istrinya ke mall hanya untuk makan siang bersama. Mungkin sepele buat sebagian orang, tapi buatku ini adalah suatu tanggung jawab seorang suami ke keluarga kecilnya. Ga disangka, ternyata bayi dan ASI bisa merubah gaya hidup & cara pandang suamiku. 


"Ayah..terima kasih ya dari Adzkiya lahir sampai sekarang selalu menemani unda dalam mengurus dan mendidik malaikat kecil kita. Terima kasih sudah mau belajar banyak tentang ASI sampai membelikan seluruh perlengkapan ASI yang unda mau, demi ASI unda tetap deres sampai 2 tahun :). Terima kasih sudah menjadi penyemangat disaat unda sedih ASInya seret atau malas mompa. Terima kasih karena selalu direpotin unda, gantian jagain Adzkiya kalau malam sampe rela begadang saat unda capek. Terima kasih suamiku sayang, terus jadi penyemangat terbaik ya ayah. Kimi no aishiteru"

Friday, April 11, 2014

MPASI Perdana Adzkiya

Hore..tanggal 10 April kemarin MPASI Perdana Adzkiya :). Moment baru dalam hidup keluarga kecil kita ni :). Sehari sebelumnya aku dan kak ian udah heboh siapin peralatan makannya Adzkiya. Seluruh peralatan makannya dicuci dan disteril, feeding chairnya dikeluarin dan siapain tepung beras merahnya, pokoknya seisi rumah ikut ribut deh :D. Yang lebih hebohnya lagi, aku sengaja izin kerja sehari demi liat "MPASI Perdana Adzkiya", demi ya demi anak :P. 

Bangun tidur aku dan kak ian langsung pelukan dan nyiumin anak kicik lucu alias Adzkiya. 6 bulan yang penuh perjuangan ini udah terlewati, walaupun masih banyak banget kekurangannya tapi kami bersyukur sudah melewatinya dengan baik :). Yang lebih bikin kita terharu itu, Adzkiya lulus ASI Ekslusif alias sarjana S1 ASIX :D. Akhirnya satu masa terlewati *lap keringet. 

Terus MPASI Perdana makan apa?Adzkiya makan bubur tepung beras merah organik+ASIP :). Tadinya undanya ini mau bikin sendiri si tepung beras merah organiknya, udah niat abis mau beli beras merah organik, eh semua sirna pas liat seonggok tepung beras merah organik di toko organik (eits tapi bukan tepung g*s*l ya yang dimaksud), langsung luluh lantah tuh keinginan mau giling si beras merah jadi tepung :P. Ya sud lah ya aku beli aja itu tepung beras merah organik buat MPASI Perdana Adzkiya. 

Bikinnya gimana?gampil abis :P. Si tepung beras merah organik dimasak dulu pake air, aduk-aduk sampai mateng. Terus kalau udah mateng, diamkan sebentar biar uapnya hilang lalu dicampur dengan ASIP yang sudah dihangatkan :). See?gampil kan :P. Oia karena baru makan perdana, jadi aku buat tekstur makannya masih cair, sesuai petunjuk Mamaku koki handal dan WHO. Jadinya kaya gini deh :


Supriseeee...Adzkiya suka sama buburnya :D. Padahal pas aku rasain hambaraja gitu *yaiyalah :P. Gimana proses makannya?Jam 11 lewat..aku, oma dan mbak-mbaknya Adzkiya dudukin dia di feeding chair sambil ngajakin main dan kasi mainan. Pokoknya kami sengaja buat suasana makan seperti suasana dia main biar happy :). Terus ga lama kita mulai kasi makan pelan-pelan. Awalnya Adzkiya bingung dan sempat kaya ngerasaian apa nih yang ada di mulutnya tapi seterusnya dia minta lagi dan lagi, sampai dia mau megang sendoknya sendiri. Setelah makannya habis, Adzkiya senderan di feeding chairnya dan dahak keras banget sampai semuanya ketawa :D. 


Ah..anakku sudah besar, sudah makan :). Sehat terus ya nak pinter makannya juga ya nak. Unda yayah sayang Adzkiya :).

Lulus ASIX

Hore..Adzkiya sudah 6 bulan :D. Alhamdulillah sudah melewati masa ASI Eksklusif, untuk tanda cinta kasih bunda dan ayah, bunda kasi sertifikat lulus S1 ASIX atau ASI Eksklusif dari AIMI :D. Ini dia sertifikatnya :


Rasanya seneng campur haru Adzkiya sudah 6 bulan. Perjuangan memberikan ASI Eksklusif untuk anak rasanya terbayar ketika liat tumbuh kembang Adzkiya. Banyak rintangan dalam 6 bulan ini, mulai dari bilirubin tinggi sampai stok ASIP yang sempat cair dan harus dibuang. Tapi sekali lagi mengucap syukur Alhamdulillah telah melewati semuanya :). Ternyata begini ya rasanya jadi orang tua, ada rasa haru tapi seneng kalo anak telah melewati satu tahap atau ada perkembangan baru :). 

Terus bagaimana dengan stok ASIP di umur Adzkiya yang menginjak 6 bulan?Alhamdulillah stoknya masih surplus. Rencananya masih ingin lanjut memberikan ASI untuk Adzkiya sampai umur 2 tahun (Amin), semoga program ASI sampai 2 tahun bisa terlaksana dengan baik dan lancar (Amin). 

Ini adalah stok ASIP Adzkiya umur 6 bulan :). Ga bermaksud somse ye bok naro foto stok ASIP disindang, tapi buatku foto ASIP anak bisa jadi motivati diriku sendiri, kalo aku saat drop atau males mompa liat foto stok ASIP diri sendiri jadi makin semangat mompa *judule ini mood booster ye :P. 


Selamat berjuang para ibu menyusui se Indonesia, selamat ngASI semuanya :)

Friday, February 28, 2014

Ruang Laktasi Kantor

Halo loha..selamat sore semuanya :). Kali ini aku mau share tentang ruang laktasi di kantorku. Alhamdulillah kantorku menyediakan ruang laktasi untuk para ibu menyusui yang ingin pumping di sela-sela waktu kerjanya :). Ketentuannya ada ni di pasal 128, bunyinya :

Pasal 128
(1) Setiap bayi berhak mendapatkan ASI Ekslusif sejak dilahirkan selama 6 bulan, kecuali atas indikasi medis.
(2) Selama pemberian ASI, pihak keluarga,pemerintah,pemerintah daerah dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus.

(3) Penyediaan fasilitas khusus sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2) diadakan di tempat kerja dan tempat sarana umum.


Nah jelas kan, didalam pasal 128 2 ayat 3 disebutkan di tempat kerja dan sarana umum berhak menyediaan fasilitas khusus untuk pemberian ASI atau ruang laktasi. 

Oia..gimana dengan ruang laktasi kantorku?Ruang laktasi kantorku ga begitu besar tapi nyaman untuk pumping. Ruang laktasi ini kapasitanya kira-kira 5-10 orang *lumayan kan?Seru banget ada ruang laktasi dikantor, jadi para ibu menyusui bisa saling tukar menukar informasi masalah ASI dan anak. Kita juga ada uang saweran untuk beli booster ASI dan berbagai perlengkapan ASI :). Lebih serunya lagi, aku jadi merasa punya banyak supporter disaat pumping karena kita saling menyemangati :). Ini bagian depan ruang laktasinya : 


Masuk ke ruang laktasi langsung ada tempat sepatu dan tempat sampah. Kenapa ada tempat sepatu?karena pumpingnya sambil selonjoran alias lesehan :P .Yup..di ruang laktasi kantorku ga ada kursi dan meja, jadi kita semua ibu menyusui pumping sambil selonjoran dan tentunya ngobrol ngalor ngidul :P. 

Fasilitas di ruang laktasi ini ada freezer ASIP, dispenser, wastafel, sterilizer bottle dan rak untuk menyimpan cooler bag. Bagian yang paling aku suka adalah pas buka freezer ASIP liat banyak ASIP untuk para malaikat kecil dirumah. Rasanya senang dan bangga bisa jadi ibu bekerja yang masih bisa meluangkan waktu untuk pumping demi si malakat kecil :).Btw maaf foto ruangannya yang ga lengkap karena banyak bu ibu yang lagi pumping :P.


Di ruang laktasi ini juga ada slogan dari Kementerian Kesehatan yang aku suka "IBU BEKERJA ASI EKSKLUSIF JALAN TERUS". Rasanya ada yang menyemangatiku untuk rajin pumping dan ngASI :). Ini dia slogannya :)


Nah..ini dia cerita tentang ruang laktasi kantorku. Bagaimana dengan kantormu?semoga semakin banyak kantor yang peka terhadap kebutuhan ibu menyusui dan menyediakan ruang laktasi ya. Semangat ngASI para ibu cantik :).

Thursday, February 27, 2014

Keajaiban ASI

Pagi ini liat instagramnya Renny Sutiyoso tentang ASI yang isinya "memberikan ASI sama dengan 500 kalori". Wakwau..oke banget ni ye, semoga ogut juga makin kurus karena sering nyusuin Adzkiya. Ternyata ASI ga cuma bermanfaat buat bayi, tapi buat ibunya juga :D. Ngomong-ngomong ASI jadi pengen share tentang ASI disini. Tapi sharing ini aku ambil dari beberapa kutipan yang aku baca soal ASI ya :p. Oia aku share disini tentang ASI bukan berarti aku kontra apalagi nyinyirin sama ibu-ibu yang kasi sufor ke anaknya ya, karena aku yakin bahwa setiap ibu pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya (apalagi masalah gizi anak) dan setiap ibu pasti punya alasan masing-masing kenapa pilih ASI ataupun sufor :). Jadi pisss...damai ya bu ibu, peluk satu-satu :).



pic from http://jeibibelievergirl.wordpress.com/

Back to ASI ya. Apa sih ASI?Pasti udah pada tau dong artinya "AIR SUSU IBU", terus apa sih ASI Ekslusif?ASI eksklusif itu benar-benar hanya memberikan ASI thok selama 6 bulan, ga dicampur sufor apalagi air putih. Di dalam Pasal 128 ayat (1) disebutkan bahwa : "Setiap bayi berhak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif sejak dilahirkan selama 6 bulan kecuali atas indikasi medis." Dan tenyata sudah ada peraturan pemerintah secara tegas tentang ASI di dalam Pasal 129 ayat (1) menyatakan bahwa "Pemerintah bertanggung jawab menetapkan kebijakan dalam rangka menjamin hak bayi untuk mendapatkan air susu ibu secara eksklusif". InshaAllah sebagai ibu menyusui, aku ingin memberikan ASI Eksklusif juga untuk Adzkiya (Amin). 

Kenapa harus ASI?Ga usah ditanya ya, pasti udah pada tau kan manfaat ASI bagi bayi dan ibunya. Untuk kesehatan bayi, kecerdasan bayi dan lain sebagainya. Manfaat untuk ayah ibunya apa?banyak juga..selain hemat (penting), ga repot bikin susu (tinggal buka kancing baju :P) dan lain sebagainya. Kalau dibahas satu-satu disini kayaknya ga muat ya :). Ini dia salah satu manfaat ASI untuk bayi.

picture from www.sehatituherbal.com


Sebenarnya ketentuan memberikan ASI untuk anak itu sudah ada di dalam AlQuran Surat Al Baqarah yang berbunyi “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan” (Al-Baqarah [2]: 233). Bismillah semoga aku bisa memberika ASI Adzkiya selama 2 tahun penuh (amin).

Menyusui juga merupakan salah satu ibadah, jadi ketika menyusui niatkanlah untuk ibadah.  Amru bin Abdullah pernah berkata kepada isteri yang menyusui bayinya, “Janganlah engkau menyusui anakmu seperti hewan yang menyusui anaknya karena didorong kasih sayangnya kepada anak. Akan tetapi susuilah dengan niat mengharap pahala dari Allah dan agar ia hidup melalui susuanmu itu. Mudah-mudahan ia kelak akan bertauhid kepada Allah Subhanahuwata’ala.” Subhanallah..begitu besarnya ASI ciptaan ALLAH SWT.

Jadi jangan ragu untuk memberikan ASI kepada anak. Karena ASI adalah asupan terbaik yang diciptakan oleh ALLAH. Semangat ngASI para ibu menyusui, semoga ALLAH selalu memberikan kelancaran dan kesabaran untuk kita semua :).

Data :

Thursday, February 20, 2014

Cobaan Ibu Menyusui

Pagi ini dikasi cobaan sama Allah SWT karena aku teledor. Rasanya sedih, sakit hati ya pokoknya ga karuan lah rasanya :( .

Jadi ceritanya..pagi tadi pas aku mau berangkat kekantor, seperti biasa selalu nyiapin ASIP yang mau diminum sama Adzkiya hari itu dan ngecek isi freezer ASIP. Aku udah curiga kok ada air menggenang di bawah freezer tapi aku pikir mbaknya Adzkiya ngepel terus tumpah (pas banget mbaknya Adzkiya lagi ngepel soalnya), terus aku deketin freezer ternyata pintu freezer ga tertutup rapat dan pas aku buka freezer langsung diem ga bisa ngomong karena kaget, Ya Allah ASIPku cair dan ternyata air yang menggenang dibawah freezer itu adalah air dari bunga es :( .Langsung bangunin suami dan ngadu, suami juga kaget dan cuma bisa meluk aku sambil bilang "sabar ya bun, kan masih bisa pompa lagi, jangan sedih ya". Ga lama suamiku ambil ember dan ngumpulin ASIP yang udah cair. Alhamdulillah aku dan Adzkiya masih disayang Allah, masih ada ASIP yang beku dan cukup untuk bekal Adzkiya. Tapi ASIP yang mencair itu seember besar :(. ASIP yang cair kan sudah tidak bisa dibekukan lagi dan sebaiknya segera diminum :( .Ihiks rasanya sedih, inget perjuangan mompa dan nabungnya :( .

Curhat sama bu bossku, dia bilang donorin aja ASIP yang sudah cair karena masih bisa dipakai dan kalo ditelaah sepertinya belum ada 24 jam ASIP mencair. Oke aku dan suami sudah niat mau donorin, tapi ternyata pas aku cek lagi ASIP yang diember udah keburu direndem air sama mbaknya Adzkiya dan hanya disisakan beberapa botol buat Adzkiya minum hari ini. Ini semua tanpa instruksi dari aku :( .Oke aku ngerti, maksud mbaknya Adzkiya mau bantuin aku beresin ASIP yang cair dengan cara nyuciin botol-botolnya (ini mbaknya Adzkiya emang super kreatif :p). Makin sakit hati kan ngeliat ASIP- ASIPku kebuang percuma, mau marah udah ga bisa, semuanya udah terlanjur :( .Harusnya bisa didonorkan biar lebih manfaat tapi malah kebuang.

Alhamdulillah punya suami yang selalu kasi semangat aku dalam hal ASI. Seharian aku dimanjain, dibeliin makanan enak, disuruh makan terus biar ASInya banyak sampe diajakin ngobrol terus biar ga sedih lagi.

Ini namanya cobaan buat busui kaya aku. Semoga dengan adanya kejadian ini, seluruh orang rumah khususnya aku lebih teliti lagi. Dan semoga dengan adanya kejadian ini, aku bisa lebih semangat mompa ASIPnya :). Semangat ngASI!!!

Friday, February 14, 2014

Buku “Breast Friends – InspirASI22”


Dalam rangka memperingati hari Ibu pada tanggal 22 Desember 2013, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) mempersembahkan buku "Breast Friends - InspirASI22". Saya sebagai salah satu ibu menyusui di Indonesia, sangat tertarik membeli dan membaca buku ini. Diliat dari sinopsis bukunya, sangat menginspirasi para Ibu Menyusui di Indonesia termasuk saya :). 

Buku ini menceritakan tentang bagaiamana Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) terbentuk, apa itu ASI, ASIP, bagaiamana cara menyusui yang benar dan masih banyak lagi informasi yang tidak bisa saya sebutkan disini. Ternyata tidak mudah untuk menyusui dan konsisten untuk memberikan ASI. Banyak rintangan dan benturan yang harus dilewati sebagai Ibu menyusui. Jujur masih banyak sekali ilmu tentang ASI yang belum saya tau dan perlu saya pelajari, tapi dari buku ini saya belajar tentang ASI. Banyak sekali mitos tentang ASI yang membuat saya bingung, tapi dari buku inilah saya bisa belajar :) .

Setelah membaca buku ini, saya sebagai salah satu ibu menyusui sangat terinspirasi dengan 22 orang wanita hebat yang membagikan pengalamannya tentang ASI di buku ini. Terimakasih untuk 22 orang wanita hebat tersebut, secara tidak langsung kalian memberikan motivasi dan ilmu ASI untuk saya sebagai ibu baru. Dengan pengalaman yang kalian ceritakan di buku ini, saya menjadi lebih semangat memberikan ASI untuk malaikat kecil saya. Terimakasih juga untuk Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) yang membuatkan buku ini untuk para Ibu menyusui di Indonesia. :D .

Dan ini salah satu kutipan yang saya suka di buku ini :

"Di atas dada Ibu, awal ikatan itu tumbuh.
Di dada ibu juga, tersimpan sumber makanan yang sempurna.
AIR SUSU IBU
Komposisi sempurna buatan YANG MAHA SEMPURNA"

Friday, January 24, 2014

Review Cooler Bag & Cooler Box

Bagi ibu ibu menyusui *apalagi ibu menyusui yang bekerja, cooler bag & cooler box adalah sahabat setia setiap hari. Gimana ga jadi sahabat setia, wong tiap kerja dibawa bawa :P. Ya kan demi pumping, demi stok ASI tetep surplus :). Nah...aku punya 2 cooler bag & 1 cooler box :). Sebelum kureview satu persatu, mari kita bahas isi cooler bagnya dulu. 



A. Botol Kaca ASIP 100ml tutup karet : aku suka pake botol kaca ini karena ukurannya pas 100ml :). Biasanya bawa 5-6 botol ASIP ini. Soalnya jadwal mompaku pagi jam 6-7 di mobil pas berangkat kerja, jam 10-11 siang di kantor, sama jam 3-4 sore dikantor. Jadi butuh banyak botol buat ASIP :).
B. Plastik ASIP merk Natur : ini buat cadangan kalo botol ASIPnya abis, bisa pake plastik ASIP ini.
C. Ice Pack lekuk 3 : Beli di OL Shop Instagram harganya sekitar 45rb. Aku suka pake ice pack ini karena bikin botol tegak berdiri dan ga mudah jatoh jadi aman buat ASIP. 
D. Pompa Medela Manual Harmony : Biarpun pake pompa manual, tapi enak banget dan ringkes. Ga perlu ribet cari colokan listrik, dimanapun kapanpun bisa mompa. Aku cocok banget pake pompa Medela Harmony ini, enak banget dipakenya :). 



E. Spidol Merk Pentel Permanent : Kalo orang lain pake label sama pulpen, kalo aku pake spidol. Spidol ini kesayangan aku lah pokoke, soalnya walaupun permanent bisa diapus kalo pas dicuci. 
F. Tissue Basah 
G. Tissue Kering 
H. Cairan Pencuci Botol Sleek
I. Cairan Buat Steril Botol Sleek

Nah..sekarang kita review satu persatu cooler bag & cooler boxnya :

1. Cooler Bag Merk Baby Polar Gear Pink
Cooler bag ini dibeliin sama kak ian waktu aku baru abis melahirkan. Doi belinya di mothercare, sebenernya aku minta beliin cooler bag merk Pigeon tapi entah kenapa pulang2 kerumah malah dibeliinnya yang ini. Harganya sekitar 250an ribu di mothercare. Yo wes..untungnya pink jadi aku suka :P. Kaya gini penampakannya :


Cooler bag ini bahannya canvas, lumayan besar dan muat banyak menurutku. Aku suka pake ini karena ringkes. Bahannya canvas jadi mudah dibersihkan, bagian dalamnya plastik warna putih, ini juga gampil bener bersihinnya tinggal lap pake kain kering langsung cling lagi.  Cooler bag ini juga tahan lama buat dinginnya bisa sampe 24 jam. Ya sebanding lah ye sama harganya :P. Tapi kalo pake cooler bag ini, aku cuma bisa bawa 5 botol ASI soalnya ndak cukup bok haha. Biasanya pulang kerumah, nambah 1 lagi simpenan ASIP di plastik dan ga enaknya botol kaca ASI campur sama pompanya. Untuk isi, bagian penutupnya yang atas buat naro segala macem perlengkapan dari mulai botol pencuci sampe plastik ASIP, bagian isinya buat naro botol, cooler bag sama pompanya. Pas dulu beli cooler bag ini, dapet ice gel yang cuma seiprit cilik bener haha. Nah penampakannya dalamnya seperti ini :). 



2. Cooler Bag Gabag Milky Cow
Cooler bag ini aku beli sendiri cuma karena warnanya yang lucu :P. Tapi ternyata cooler bag made in Indonesia ini cihuy banget loh, bisa tahan dingin sampe 16 jam dan panas sampe 4 jam. Aku beli harganya 160rb dapet 2 ice gel ukuran besar, thermometer kertas, sama tas buat nyimpen cooler bagnya. Untuk harga segitu dengan kualitas yang bagus menurutku termasuk lumayan murce loh :). 



Video Gabag Cooler Bag (From Youtube)

Asiknya cooler bag ini punya 2 tempat dengan 2 resleting. Bagian pertama aku isi pompa medela harmony dan segala macem pritilannya. Kaya gini nih.. 



Bagian kedua aku isi thermometer, 6 botol kaca ASIP dan 1 ice pack lekuk 3. Asik kan jadi antara pompa sama botol ASIPnya kepisah dan bisa muat banyak. Kekurangannya cuma 1, bahan luarnya suede, jadi musti hati hati banget makenya biar ga mudah kotor :(. 



3. Cooler Box Puku Red
Cooler Box ini aku beli karena aku sering nginep rumah mertua sampe berhari hari dan butuh banyak tempat buat bawa ASIP pulang kerumah. Kalo pake cooler bag ternyata ga muat karena tiap hari kan pasti pumping. Dulu aku beli 95rb di asibayi.com. Cooler box ini lumayan besar, bisa muat sampe 5L atau 1 ice pack dengan 6 botol kaca dan beberapa plastik ASIP+ice gel. Di bagian atas cooler box, ada 2 tempat buat minuman kaleng. Lumayan banget kan kalo buat pergi2 yang jauh, bisa buat piknik juga :P. 



Sekian review cooler bag & cooler box dariku *halah. Selanjutnya mari kita bahas diapers bag dan lain lainnya :). Semoga postingan ini membantu para ibu menyusui ya dan semakin semangat buat pumping :). 

Tools : Perlengkapan ASI(P) Adzkiya

Yuhu...kali ini mau membahas tentang "Perlengkapan ASI(P)" milik Adzkiya :). Dari mulai punya bayi dan memutuskan buat ASI Eksklusif ternyata banyak banget keperluan ASI selain botol susu. Mulai dari alat steril sampe alat pencuci botolnya. Udah gitu merk, keperluan dan harganyanya pun cem macem *pusiang pala :P. Kenapa kok banyak banget keperluan buat ASI(P) doang?ya kan sebaiknya seluruh perlengkapan yang dipakai sama bayi itu steril ya, maksudnya biar mencegah adanya bakteri dan selalu sehat :). Tapi emang akunya aja sih yang rempong *maklum ya emak2 rempong :P. Dan setelah 3 bulan Adzkiya lahir, barulah menemukan keperluan yang "tetap" dan selalu dipakai sama aku. Aku review satu persatu ya :

1. Panasonic Dsterile Dish Dryer
Sebelum punya alat steril ini, aku pakai "Crown Multi Function Digital Steam 6 Bottle Sterilizer Classic Pooh Series". Udah 1 bulan lebih sterilin botol-botol ASI(P) pake ini, eh ternyata wattnya gede banget sodara2 550 watt aja haha...bikin listrik rumah jadi naik banyak :P. Padahal alat steril ini bisa juga dijadiin alat penghangat susu & makanan bayi dan alat buat bikin makanan bayi. Tapi ya kekurangannya kalo mau sterilin harus naro air dulu terus abis sterilin harus dilap dulu karena masih basah banget :(.  Ya udah lah akhirnya aku cari alat steril lain yang wattnya lebih kecil deh :). Dan setelah baca review sana sini, akhirnya ketemulah si "Panasonic Dsterile Dish Dryer". Alat ini oke banget ternyata, selain buat sterilin  bisa juga dijadiin rak perlengkapan ASI(P) Adzkiya, tempatnya juga besar jadi bisa muat banyak, udh gitu bisa langsung kering pula. Dan yang lebih penting lagi wattnya hanya 200an :). Alhamdulillah setelah menemukan alat ini, sterilin perlengkapan ASI(P) Adzkiya makin ringkes :). 



2. Pumpee Multi Baby Bottle Warmer 
Alat penghangat ASIP ini kadonya Adzkiya. Alhamdulillah bisa buat menghangatkan ASIP Adzkiya, alat ini membantu banget, ga perlu lagi pake air panas buat ngerendem ASIP :).


3. Puku Bottle Drying Rack (Pink)
Setelah nyari berbagai macam drying rack, aku pasti kepentoknya sama "ah males ga ada tutupnya" :P. Nah...Drying Rack keluaran puku ini super oke karena ada tutupnya jadi kalo abis nyuci tetep bersih :). . Tempatnya gede, bisa muat 6 botol susu dan macem macem peralatan ASIP. Tempat botol susunya juga bisa diangkat jadi mudah untuk membersihkannya. 


4. Tupperware Containers
Ini tempat buat nyimpen segala macem pelaratan perang ASIP yang sudah bersih. Dari botol susu, plastik ASIP, spidol dll. Dengan tempat ini, jadi semuanya rapih jali..cihuy :).


5. Sikat Botol
Aku punya 2 biji :P. Yang satu warna putih biru merk pigeon, tapi sikat botol ini kurang oke soalnya ga bisa masuk ke botol kaca ASIP :(. Nah sikat botol yang hijau ini aku beli di PIM, merknya lupa apa tapi bisa masuk ke botol kaca ASIP :), sikat yang buat nipplenya juga tersembunyi di dalam gagang sikat jadi ga tercecer kemana2 :).


6. Capitan Botol Pink
Merknya lupa apaan :P. Tapi capitan ini berfungsi banget kalo pas abis sterilin perlengkapan terus masih panas bisa pake ini :).

7. Baskom Kecil
Buat cuci segala macem perlengkapan, biar ga kecampur sama perlengkapan lain :). 


8. Cairan Pencuci & Steril Perlengkapan Bayi
a. Sleek Bottle Nipple Baby Pouch 
Ini buat nyuci segala macem perlengkapan ASIPnya Adzkiya. Sama lah kaya mamak2 lain, pakenya merk sleek, gampang dicari juga karena dimana2 dijual :).

b. Sleek Baby Hygiene Solution Cold Sterilization
Cairan ini untuk sterilin perlengkapan bayi dan air mandi bayi. Biasanya aku pake ini buat dikantor. Cara pakenya, setelah dicuci bersih, rendam peralatan bayi di air matang dengan cairan ini kira2 24ml selama 20-30 menit. Setelah itu bilas dengan air matang. Kalo dirumah kan udah ada alat steril, kalo dikantor kan ga ada jadi aku pake cairan ini buat sterilin. 


Nah barang2 inilah yang aku butuhkan untuk perlengkapan ASI(P)ku. Agak rempong sih ye, tapi kan bersih dan rapih :). Semoga bermanfaat ya :D.

Tuesday, January 21, 2014

Stok ASIP (ASI Perah) Adzkiya

Waktu kemarin 3 bulan cuti melahirkan, aku nyetok ASIP (ASI Perah) untuk Adzkiya. Ya maklum ye...diriku kebetulan working mom jadi harus ekstra menyisihkan waktu buat pumping demi kelangsungan ASI Adzkiya. Kan ceritanya unda & yayahnya ingin Adzkiya merasakan ASI Eksklusif dankalo bisa ASI sampe 2 tahun *Aminnnn ya Allah. Jadi undanya bersusah payah pumping diwaktu senggang buat stok ASIP Adzkiya biar aku tenang ninggalin doi pas kerja. 

Aku mulai stok ASI itu disaat Adzkiya umur 16 hari. Gara garanya ASIku ngerembes sampe netes netes waktu habis mandi jadi daripada sayang mending dipompa aje, oiaaa gara gara PD rasanya sakit & penuh juga :). Pertama kali pumping Alhamdulillah bisa dapet 110 ml :), tapi abis itu waktu pumpingku ga teratur banget, bisa 2 hari sekali pumping atau kadang 3 hari sekali :P. Ini yang bikin hasil pumpingku juga agak berkurang. Padahal kak ian yang paling pertama support aku untuk ASI, dia beliin segala macem peralatan perang ASI supaya aku semangat kasi ASI ke Adzkiya. Yang lebih okenya lagi, frezeer ASIP yang aku sewa udah nongkrong dirumah dari Adzkiya umur seminggu :P.  Godaan pumping soalnya banyak bener, dari yang ngantuk sampe males nyuci peralatan perangnya :P. Nah..saat Adzkiya umur 1 1/2 bulan mulailah aku pumping teratur, diusahakan 3-4 jam sekali pumping atau minimal sekali sehari pumping. Waktu itu aku cuma mikir, kalo ga pumping dari sekarang nanti pas masuk kerja anakku mimik ASI darimana?apakah ASIPku cukup?apakah aku bisa kasi anakku ASI eksklusif?kekhawatiran ini yang membuatku semangat untuk pumping lagi dan mulai disiplin. Aku buang rasa males & ngantuk, aku mulai liatin isi frezeer kalo mau pumping biar semangat menuhin frezeer sebelum aku balik kerja. Kak ian juga selalu support aku, dia sering nemenin aku pumping kalo malam atau dia beliin segala macem makanan biar ASIku banyak :). Alhamdulillah disiplin ASIku membuahkan hasil, ASIPku makin lama makin bertambah dan produksi ASIku makin banyak. Yang namanya pumping itu ternyata memang harus disiplin, kalo enggak yang ada keteteran :(. 

Di umur Adzkiya yang menginjak 3 bulan, Alhamdulillah isi frezeer ASIP hampir penuh. Aku jadi makin tenang menanti detik detik berakhirnya cuti melahirkan. Pas sehari sebelum cuti berakhir, aku bisa tersenyum lega karena stok ASIP Adzkiya dirumah surplus *lap keringet :). Dan inilah stok ASIP Adzkiya waktu aku selesai cuti melahirkan :). Penuh perjuangan deh menuhin isi frezeer sebelum cuti selesai, ternyata jadi busui itu begini thoh :D.