Friday, July 12, 2013

Rencana Babymoon

Ceritanya beberapa bulan yang lalu, pas lagi iseng liat tiket promo aku bilang sama kak ian sambil harap2 cemas takut dipelototin :P "lucu juga nih beb kita babymoon, mumpung anak pertama kan?aku pengen ngerasain babymoon juga beb". Eh ternyata si suami dengan polosnya jawab "oke juga tuh beb, mumpung kamu belum lahiran". Ya....gayung bersambut, kita berdua jadi makin kegirangan nyari tempat buat babymoon. Ya ini lah itu lah...dan seperti biasa kita pasangan banyak maunya, tapi ujung2nya disitu2 juga :D.

Tapi apa sih babymoon itu?ya...hampir sama lah kaya honeymoon, cuma bedanya udah hamil doang. Intinya liburan terakhir berdua dengan perut gendut alias hamil sebelum si anak pertama lahir. Maklum ya mak mak hamdun ini sok perfect dan banyak maunya. Jadi pengen tau juga rasanya babymoon itu kaya apa :P .

Terus setelah liat2 tanggalan, liat2 bisa cuti apa enggak, terus liat2 duit juga :P .Akhirnya ketemulah satu tempat yang ga jauh dan masih on budget lah yao, kepikiran si baby A di perut juga sih kalo kejauhan takut capek juga doi. Ya semoga rencana babymooon ini bisa berjalan dengan lancar dan bisa terealisasi. Senang senang senang...jadi ga sabar mau babymoon :D. 

Wednesday, July 10, 2013

Pengalaman Puasa Saat Hamil

Alhamdulillah...hari pertama puasa dilewati dengan lancar, walaupun sedang dalam kondisi hamil :D. Pengalamanku menjalankan ibadah puasa saat hamil dihari pertama itu nikmat, nikmat dan nikmat. Kenapa nikmat?karena semua dimudahkan oleh Allah, rasanya ringan banget pas menjalankan ibadah puasa. Dari mulai sahur, alhamdulillah ga susah makan & bangun. Abis sahur, aku dan suami sempetin ngobrol sm baby A, kita berusaha kasi pengertian ke dia kalo ibunya lagi menjalankan ibadah puasa & apa itu artinya puasa. Ya aku tau, baby A memang masih piyik sekali di perut, tapi aku dan suami yakin walaupun masih piyik di perut tapi pasti dia respon kalo diajak ngobrol. Dan bener aja seharian dikantor si baby A tetap aktif nendang & muter2, ga berasa lemes dan ajaibnya ga berasa laper *tapi haus tetep :p . Sampe pas buka puasa tadi juga Alhamdulillah ga susah makan dan ga ada halangan perut melilit, malah abis buka, baby A makin aktif nendang sampe si suami girang2 sendiri ngajakin ngobrol di perut :D. Kaget juga sih waktu baby A aktif nendang pas puasa, sepertinya dia ngerti kl lg puasa dan kasi semangat ke ibunya. Aku seneng banget bisa terus menjalankan ibadah puasa disaat hamil, padahal kmrn2 sempet maju mundur mau puasa. Tapi lebih ke penasaran pengen coba kalo puasa pas hamil gimana sih rasanya, mumpung dikasi kesempatan sm Allah & dokter untuk puasa. Eeee..tapi ini juga berkat dukungan suami dan keluarga juga sih, mereka kasi support dan menyemangati aku walaupun tetep ada warning "ojo mekso yen ra kuat yo" :D. Ternyata..alhamdulillah di hari pertama bisa menjalankannya dengan lancar. Semoga di hari2 berikutnya bisa tetep puasa, semangat!!!!. Bismillaaahhh...ayo nak kita sama2 ibadah puasa..

Ehm..jadi inget pesen bapakku dan sepupuku "kalo kita niat & yakin menjalankan ibadah, insyaAllah diberikan kemudahan dlm menjalankan ibadah oleh Allah". ya memang intinya selain niat & yakin, dukungan keluarga dan kondisi tubuh+janin jadi modal utama kalo mau puasa pas hamil.

Doakan aku ya teman2, semoga terus menjalankan ibadah puasa disaat hamil ini. Dan selama puasa diberikam kelancaran..aminnnnn.... :D.

Tuesday, July 9, 2013

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?

Masuk waktu bulan ramadhan, semua umat Islam menjalankan ibadah puasa. Kebetulan bulan ramadhan tahun ini, aku dan suami diberikan rejeki janin di dalam kandungan oleh ALLAH. Maunya sih aku coba untuk ikut berpuasa, soalnya kan lumayan ya kalo dalam kondisi hamil & tidak mendapat haid selama sebulan terus ikutan puasa (kan jadi ga punya utang puasa :P), tapi suami dan aku tanya sana sini termasuk dokter opa "boleh ga aku ikut puasa?". Alhamdulillah..kondisi janin dan ibunya sehat, InsyaALLAH bisa ikutan puasa TAPI dokter opa pesen TIDAK BOLEH MEKSO alias NGOYO. ya..santai aja gt maksudnya. Sebenernya memang di dalam hukum Islam, tidak diwajibkan wanita hamil dan menyusui untuk berpuasa tapi digantikan dengan membayar fidyah. Tapi ya..ga salah kan kalo aku mau coba puasa,  niat sih udah bulet kaya takoyaki pengen ikutan puasa, kita liat kedepannya gimana ya. Semangat!!! 

Nah..daripada bingung ini dia dalil tentang berpuasa bagi ibu hamil dan menyusui dari sumber yang aku baca, semoga membantu ya :D. 

Sumber 1 :  http://muslimah.or.id
Kondisi fisik seorang wanita dalam menghadapi kehamilan dan saat-saat menyusui memang berbeda-beda. Namun, pada dasarnya, kalori yang dibutuhkan untuk memberi asupan bagi sang buah hati adalah sama, yaitu sekitar 2200-2300 kalori perhari untuk ibu hamil dan 2200-2600 kalori perhari untuk ibu menyusui. Kondisi inilah yang menimbulkan konsekuensi yang berbeda bagi para ibu dalam menghadapi saat-saat puasa di bulan Ramadhan. Ada yang merasa tidak bermasalah dengan keadaan fisik dirinya dan sang bayi sehingga dapat menjalani puasa dengan tenang. Ada pula para ibu yang memiliki kondisi fisik yang lemah yang mengkhawatirkan keadaan dirinya jika harus terus berpuasa di bulan Ramadhan begitu pula para ibu yang memiliki buah hati yang lemah kondisi fisiknya dan masih sangat tergantung asupan makanannya dari sang ibu melalui air susu sang ibu.

Kedua kondisi terakhir, memiliki konsekuuensi hukum yang berbeda bentuk pembayarannya.
1. Untuk Ibu Hamil dan Menyusui yang Mengkhawatirkan Keadaan Dirinya Saja Bila Berpuasa
Bagi ibu, untuk keadaan ini maka wajib untuk mengqadha (tanpa fidyah) di hari yang lain ketika telah sanggup berpuasa.
Keadaan ini disamakan dengan orang yang sedang sakit dan mengkhawatirkan keadaan dirinya. Sebagaimana dalam ayat,
“Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.”(Qs. Al Baqarah[2]:184)
Berkaitan dengan masalah ini, Ibnu Qudamah rahimahullah mengatakan, “Kami tidak mengetahui ada perselisihan di antara ahli ilmu dalam masalah ini, karena keduanya seperti orang sakit yang takut akan kesehatan dirinya.” (al-Mughni: 4/394)
2. Untuk Ibu Hamil dan Menyusui yang Mengkhawatirkan Keadaan Dirinya dan Buah Hati Bila Berpuasa
Sebagaimana keadaan pertama, sang ibu dalam keadaan ini wajib mengqadha (saja) sebanyak hari-hari puasa yang ditinggalkan ketika sang ibu telah sanggup melaksanakannya.
Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Para sahabat kami (ulama Syafi’iyah) mengatakan, ‘Orang yang hamil dan menyusui, apabila keduanya khawatir dengan puasanya dapat membahayakan dirinya, maka dia berbuka dan mengqadha. Tidak ada fidyah karena dia seperti orang yang sakit dan semua ini tidak ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah). Apabila orang yang hamil dan menyusui khawatir dengan puasanya akan membahayakan dirinya dan anaknya, maka sedemikian pula (hendaklah) dia berbuka dan mengqadha, tanpa ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah).’” (al-Majmu’: 6/177, dinukil dari majalah Al Furqon)
3 .Untuk Ibu Hamil dan Menyusui yang Mengkhawatirkan Keadaan si Buah Hati saja
Dalam keadaan ini, sebenarnya sang ibu mampu untuk berpuasa. Oleh karena itulah, kekhawatiran bahwa jika sang ibu berpuasa akan membahayakan si buah hati bukan berdasarkan perkiraan yang lemah, namun telah ada dugaan kuat akan membahayakan atau telah terbukti berdasarkan percobaan bahwa puasa sang ibu akan membahayakan. Patokan lainnya bisa berdasarkan diagnosa dokter terpercaya – bahwa puasa bisa membahayakan anaknya seperti kurang akal atau sakit -. (Al Furqon, edisi 1 tahun 8)
Untuk kondisi ketiga ini, ulama berbeda pendapat tentang proses pembayaran puasa sang ibu. Berikut sedikit paparan tentang perbedaan pendapat tersebut.
Dalil ulama yang mewajibkan sang ibu untuk membayar qadha saja.
Dalil yang digunakan adalah sama sebagaimana kondisi pertama dan kedua, yakni sang wanita hamil atau menyusui ini disamakan statusnya sebagaimana orang sakit. Pendapat ini dipilih oleh Syaikh Bin Baz dan Syaikh As-Sa’di rahimahumallah
Dalil ulama yang mewajibkan sang Ibu untuk membayar fidyah saja.
Dalill yang digunakan adalah sama sebagaimana dalil para ulama yang mewajibkan qadha dan fidyah, yaitu perkataan Ibnu Abbas radhiallahu’anhu, “Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.” ( HR. Abu Dawud)
dan perkataan Ibnu ‘Umar radhiallahu’anhu ketika ditanya tentang seorang wanita hamil yang mengkhawatirkan anaknya, maka beliau berkata, “Berbuka dan gantinya memberi makan satu mud gandum setiap harinya kepada seorang miskin.” (al-Baihaqi dalam Sunan dari jalan Imam Syafi’i, sanadnya shahih)
Dan ayat Al-Qur’an yang dijadikan dalil bahwa wanita hamil dan menyusui hanyaf membayar fidyah adalah, “Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar diyah (yaitu) membayar makan satu orang miskin.” (Qs. Al-Baqarah [2]: 184)
Hal ini disebabkan wanita hamil dan menyusui yang mengkhawatirkan anaknya dianggap sebagai orang yang tercakup dalam ayat ini.
Pendapat ini adalah termasuk pendapat yang dipilih Syaikh Salim dan Syaikh Ali Hasan hafidzahullah.
Dalil ulama yang mewajibkan sang Ibu untuk mengqadha dengan disertai membayar fidyah
Dalil sang ibu wajib mengqadha adalah sebagaimana dalil pada kondisi pertama dan kedua, yaitu wajibnya bagi orang yang tidak berpuasa untuk mengqadha di hari lain ketika telah memiliki kemampuan. Para ulama berpendapat tetap wajibnya mengqadha puasa ini karena tidak ada dalam syari’at yang menggugurkan qadha bagi orang yang mampu mengerjakannya.
Sedangkan dalil pembayaran fidyah adalah para ibu pada kondisi ketiga ini termasuk dalam keumuman ayat berikut,
“…Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin…” (Qs. Al-Baqarah [2]:184)
Hal ini juga dikuatkan oleh perkataan Ibnu Abbas radhiallahu’anhu, “Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.” (HR. Abu Dawud, dishahihkan oleh Syaikh Al Bani dalam Irwa’ul Ghalil). Begitu pula jawaban Ibnu ‘Umar radhiallahu’anhu ketika ditanya tentang wanita hamil yang khawatir terhadap anaknya, beliau menjawab, “Hendaklah berbuka dan memberi makan seorang miskin setiap hari yang ditinggalkan.”
Adapun perkataan Ibnu Abbas dan Ibnu ‘Umar radhiallahu’anhuma yang hanya menyatakan untuk berbuka tanpa menyebutkan wajib mengqadha karena hal tersebut (mengqadha) sudah lazim dilakukan ketika seseorang berbuka saat Ramadhan.
Sumber 2 : http://bidanku.com
Namun, ada beberapa kasus ibu hamil disarankan untuk tidak berpuasa jika mengalami gangguan sebagai berikut:

Kencing manis atau diabetes (DM) 

Wanita hamil dengan kencing manis  tidak disarankan untuk  berpuasa. Alasannya adalah selain harus menjalani terapi obat secara teratur, ibu hamil juga harus mematuhi program makan yang telah dibuatkan supaya kadar gula dalam darah bisa tetap terkontrol atau bisa tetap stabil 
Penyakit darah tinggi atau hipertensi 
Baik sebelumnya mempunyai riwayat hipertensi atau hipertensi dalam kehamilan. Ini penting untuk pengaturan obat dan pengaturan naik dan turunnya tekanan darah. Naik turun tekanan harus dihindari selama hamil karena bisa menyebabkan kematian ibu maupun si bayi. 
Mengalami Perdarahan
Ini jelas kontra indikasi atau tidak diperbolehkan berpuasa. Kalau tetap dipaksakan berpuasa bisa mengkhawatirkan keadaan janin di dalam kandungan.

Dehidrasi atau kekurangan cairan

Banyak penyebabnya seperti muntah terus selama hamil (hiperemesis gravidarum),wanita hamil muda dengan morning sickness atau mual-muntah terus, nafsu makan tidak ada (anorexia).

Gangguan sistem pencernaan

Gangguan sistem pencernaan yang paling jamak adalah sakit lambung atau maag. Ibu hamil dengan gangguan ini yang memaksakan diri berpuasa berarti memperbesar peluang penyakitnya akan kambuh. Lambung kosong akan mempertinggi peluang terjadinya peningkatan asam lambung dan bisa berbahaya untuk bayi

5 Months :)

Sapu sapu blog dulu ni, udah debuan lama banget ga diupdate. Ya maaf..ibu2 hamil bawaannya males banget mau ngeblog :P. 

Alhamdulillah..usia kandunganku sudah 5 bulan lebih, ehm...minggu ini udah masuk 6 bulan :D. baby A dan ibunya alhamdulillah sehat. Terakhir kontrol ke dokter opa si katanya baby A jenis kelaminnya cewe. Uheeee....tapi baby A sangking aktifnya gerak2 dan muter2 di perut, dokter opa ga bs lama2 liat kelaminnya deh, difotopun tak bisaaaaa :(.  oke nak...bulan depan anteng ya nak biar bs diliat lebih jelas lagi kelaminnya :P. 

Perkembangan baby A sangat pesat, aktif sekali di perut. Tiap abis makan sama pas mau tidur geraknya paling aktif, apalagi kalo ayahnya ngajak ngobrol dan becanda diperut, si baby A nendang2 heboh :D. Perkembangan kesehatan baby A juga sehat dan sesuai dengan umur janin. Sehat2 terus ya nak sampe nanti waktunya kamu lahir. Anak ini bener2 ngertiin orang tuanya deh, selama hamil aku ga ngerasa ngidam dan ga pernah susah banget kalo mau makan. Alhamdulillah makan apa aja mau :D. 

Masuk bulan kelima ini, beratku sudah naik sekitar 8,7 kg :P. Ya maklum ya udah mulai enak makannya... Tapi tetep kudu musti dijaga berat badannya biar ga berlebihan ya :D.

Untuk bulan puasa taun ini, InsyaAllah aku mau coba ikutan puasa :). Pas kontrol dokter sih, dokter opa bilang ga masalah ikutan puasa asalkan pola makan dijaga, gizi tetep dijaga dan jangan maksain diri. Intinya tau kondisi badan lah ya, kalo ga kuat ya jangan mekso :D. Bismillah......InsyaALLAH kalo niatnya ibadah dimudahkan sama ALLAH :D. Doakan aku ya teman2 semoga lancar menjalankan ibadah puasa :D. 

Oia untuk teman2 yang muslim, selamat menjalankan ibadah puasa. Mohon maaf lahir batin ya, semoga puasa taun ini diberikan kelancaran dan keberkahan. Aminnnn.... 

Friday, May 24, 2013

4 months :)

Alhamdulillah kehamilanku sudah masuk bulan ke empat. Itu berarti trimester 1 sudah terlewati, dan masuk ke trimester ke 2 *hore. Sabtu kemarin dirumah ada syukuran 4 blnan, rasanya seneng terharu bahagia, yaaa campur aduk lah ya :D. Dan Alhamdulillahnya acara 4 bulanan kemarin berjalan dengan lancar dan khidmat, yang dateng banyak dan makanan juga ga kurang *bersyukur ya ALLAH :). Selama acara berlangsung, perutku cenut2 *mungkin dia dengerin pengajian kali ya?eh apa laper :P.

Sabtu kemarin juga jadwalnya aku dan kak ian periksa anak kecil ini ke dokter kandungan, kita manggil dokternya dengan sebutan dokter opa oyong (karena dokternya udah opa2 :P). Si anak kecil ini alhamdulillah sehat, tambah besar, jantungnya juga sehat, dan gerak aktif sekali. Tapi...pas ayah bundanya mau liat jenis kelamin, anak ini ga mau diem gerak terus, jadilah bulan ini gagal liat jenis kelamin si anak kecil :( . Dokternya sampe nyerah, karena takut kelamaan di USG, akhirnya diputuskan liat lagi bulan depan *ngerjain ortunya kamu ya nak :P.

Di bulan keempat ini, alhamdulillah kondisi badanku juga sudah mulai enakan. Sudah mulai bisa makan apa aja dan mual2 sudah hilang. Tapi perut tambah ndut :P, bersyukurnya sampe bulan keempat ini beratku naik 4 kg. Pgnnya sih tiap bulan naik sekilo2 aja jadi pas ngelahirin ga peer banyak buat nurunin *maunyaaaa :P. Oia akupun sudah mulai bisa ngerasain gerak si kecil, tapi baru berasa cenut2 aja di perut sih, belum berasa kalo nendang :). Tidur juga sudah mulai berasa bingung posisinya, karena perut udah mulai keliatan dan kadang suka pegel karena seharian kerja, alhamdulillahnya kak ian selalu pijetin aku kalo lagi capek jadi tidurnya enak. Cumaaaa...sekarang udah ga bisa diajak jalan2 jauh dan lama, jadi ya kalo mau jalan sebentar2 berenti, sebentar2 makan dan sebentar2 ngantuk minta pulang sama kak ian :D.

Semoga masuk trimester kedua ini lancar, perkembangan si kecil juga sesuai, dan yang lebih penting lagi aku dan si kecil sehat sampe nanti waktunya melahirkan aminnnnnn...Doakan kami ya :D. 

Thursday, May 23, 2013

Review : Photo+Video Pre Wedding & Wedding by Kebonfoto43

Halo teman temin semua, maapken ya kalo ada comment yang belum kebales, email belum kekirim, maklum mak2 hamil bawaannya males banget mau update blog. Tapi pasti akan segera dibales ko semuanyaaaaaa *sungkem satu2 :D. Oia diriku juga akhirnya lupaaaakkk banget kalo masih ada 1 vendor yang belum dibahas *maaf ya mas resta mbak adeng :P. Ya..ini sebenernya mau ngebahas vendor setelah albumnya jadi, tapi pas albumnya jadi malah heboh sendiri ngeliatin albumnya dan lupa mau ngereview di blog :P. Tapi belum basi kan ya kalo mau ngereview vendor kawinan? :P. 

Review vendor ini tak lain tak bukan adalah vendor photoku dari pre wedding sampe serangkaian acara pernikahanku dimulai dari siraman-resepsi, plus videoku dari pre wedding sampe wedding day.  Komentarnya TOP banget, puas dan mau lagi lagi dan lagi difoto sama team kebonfoto43. Mas resta, mbak adeng dan team kebonfoto43 lainnya itu ga pernah yang namanya buru2in, selalu sabar nanggdepin mau aku yang cem macem sampe ngerti banget seluruh detail yang aku mau. Bikin video pre wedding, photo pre wedding, nyetak photo sampe ngikutin seluruh rangkaian acara, semua dikerjakan dengan rapih dan keren bener. 

Kalo cerita pre weddingnya gimana, pernah aku ceritain di sini dan sini  .Kali ini cerita prosesi pernikahannya ya..Nah pas siraman, team kebonfoto43 udah dateng dari pagi, nyiapin TV Plasma buat acara. Aku didandanin sama bu anna, team kebonfoto tiba2 udah rapih jali aja. Yang aku suka adalah seluruh team kebonfoto43 itu orangnya detail bener, yang ga kepikiran buat diphoto mereka photoin, terus selalu ambil banyak angel jadi photoku banyaaaaakkk banget *narsis :P. Aku ga ngerti kapan mereka makannya, ganti2an shif2an makan ato istirahat, soalnya selama acara berlangsung aku ga pernah lepas diphoto, kayaknya dimanapun aku berada pasti ada team kebonfoto43 :D. Siraman selesai, aku masih didandanin buat midodareni dan team kebonfoto43 pun punya photo candidku lagi dandan buat midodareni :D. Ga cuma itu....seluruh seserahan, angsul2 sampe dekorasi rumah juga kefoto lengkap tanpa ada yang kelewatan *detail banget kan ya :D. 

Di hari pernikahan, aku mulai dandan dari jam 4 pagi dan jeng jeng mas resta subuh2 buta udah masuk kamar buat fotoin aku pas lagi dandan *kapan datengnya maseeee? :D, kebayaku udah diculik dan difoto2in juga. Acara akad & panggih dirumah selesai kira2 jam 12an, terus aku buru2 mandi siap2 kegedung, sampe gedung jam 2 siang dan aku liat team kebonfoto43 udah ada disana, udah mulai siap2 fotoin aku dandan lagi *ini kapan datengnya juga? :D. Foto di studio mini juga diarahin bener2 sama mas resta sampe detail. Bener2 ga ada moment yang kelewatan deh kalo sama kebonfoto43, cara kerjanya juga rapih dan selalu pake seragam dengan sepatu rapih keren jali, pokoknya buat teamkebonfoto43 TOP bgt. Dan yang aku suka lagi, seluruh team kebonfoto43 selalu kerja sambil bercanda dan ketawa, jadi aku dan kak ian selalu happy pas difoto & divideoin :D. 

Untuk hasil photo & videonya, jangan diragukan lagi..keren banget lah pokoke. Ngeliat photo pre wedding, video pre wedding sampe video teaser kawinan yang ditampilin di gedung semuanya kerennnnn jali. Aku ga ada bosennya ngulang video dan photonya berulang2 :P. Terus pas ngeliat draft album yang dikirim mas resta aja aku udah wow oh wow sendiri. Albumnya jadi, makin girang karena albumnya bagus banget, layout albumnya juga rapih dan semua moment ga ada yang kelewatan. Hasil videonya juga TOP banget, ahh suka suka suka. Ga nyesel lah kerjasama bareng kebonfoto43, ini salah satu vendor kawinan terbaikku :D. Abis kawinan ini, rencanaku dan kak ian mau maternity photo juga sama kebonfoto43 :P. Oia...harga kebonfoto43 juga bersahabat ko, jadi jangan ragu jangan bimbang buat milih kebonfoto43 jadi vendor kawinan :D. 

Nanti hasil albumnya & video pre weddingnya aku kasi tau ya *lupa :P. Kali ini liat dulu hasil photo kawinanku di webnya kebonfoto43. Taraaaa...ini dia hasilnya :D. 



Kebonfoto43 :


Jl. Baret Biru III no 43, Cijantung, Jakarta Timur, Jakarta, Indonesia 13790
Tlp : 0812-1913-0500

Tuesday, May 7, 2013

Bulan ke 3 :)

Udah lama ga ngeblog yak, hihi... ya maklum mak2 hamdun malesnya naujubilleh. Kalo udah sampe rumah bawaannya pengen tidur aja, kalo dikantor mau buka blog dan nulis ko males bener :P. Ya.. kretekin badan mulai ngeblog lagi deh, mulai cerita lagi deh :).

Yuhu...Alhamdulillah sudah masuk bulan ke 3 kehamilanku. Ehm...berarti bye bye trimester 1 dan selamat datang trimester 2 :D. Di trimester pertama kemarin, alhamdulillah jarang muntah. Diitung cuma 4 kali muntah, kalo mual ya tiap hari pasti mual tapi dinikmatin aja ya bok *namanya juga hamil :D. Makan tetep maunya yang seger2 dan berkuah kuah :). 

Si anak kecil lucu ini gimana?beberapa minggu lalu aku dan kak ian periksa anak kecil ini ke Bunda. Alhamdulillah jantungnya sehat, organ tubuh semua sehat dan sudah terlihat dari kepala badan kaki sampe geraknya *amazingggggggg :D. Maunya sih lama2 ya ngeliatin si anak kecil di USG, tapi apa daya ga boleh lama2 kalo USG jadi  ya pasrah aje lah ya :P. Ternyata anak kecil ini besar badannya nambah drastis dari bulan lalu, bulan ke 3 ini panjangnya kurang lebih 8cm. Dan ini hasil USG anak kecil di bulan ke 3, lucu ya?udah keliatan kepala, badan, dan kakinya. Tapi ini agak goyang hasil print outnya, karena anak kecil ini di perut gerak terus :D. 


 Jadi ga sabar bulan depan, periksa lagi dan USG lagi :). Sehat sehat terus ya nak di perut, see you anak kecil bulan depan :D.